BAGI Anda yang telah terbiasa mengganti oli mobil sendiri, pasti sudah akrab dengan tingkat kekentalan oli. Namun, masih banyak saja yang keliru memahaminya. Penggunaan oli tidak hanya sekadar menuangkan oli ke dalam mobil berdasarkan tingkat kekentalan. Penting pula untuk diketahui bahwa oli memiliki kualitas service yang dapat disesuaikan dengan mesin mobil.
PILIH OLI YANG BENAR
Untuk mengetahui bagaimana memilih oli yang benar, hal berikut ini perlu Anda perhatikan.
Pertama, cek buku manual mobil untuk mengetahui tingkat kekentalan oli yang disarankan.
Cari kata ‘API’ (singkatan dari American Petroleum Institute) di buku manual. API memberi
lisensi standar mutu oli bagi setiap merek oli di dunia. Setiap merek oli yang telah mendapat
persetujuan API akan diberi sertifikat API Certification dengan simbol API Service “donut”. Sombol ini biasanya akan terdapat pada buku manual kendaraan Anda, juga akan terdapat pada kemasan oli mesin yang telah memenuhi standar API.
Simbol API dipakai untuk menunjukkan jenis oli mesin yang sesuai dengan rekomendasi, seperti misalnya “untuk mesin bensin”. Untuk mendapatkan simbol ini, produsen oli harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan International
Lubrication Standardization dan memiliki performa standar minimum untuk penggunaanya yang disetujui Approval Committee.
Simbol “donut” terdiri dari tiga bagian terpisah. Setengah lingkaran bagian atas menandakan rating API service atau tingkat performa oli. Bulatan di bagian tengah menunjukkan tingkat kekentalan. Dan setengah lingkaran bagian bawah menunjukkan apakah oli
telah menunjukkan beberapa persyaratan konservasi-energi.
SERVICE RATING
Service rating menunjukkan tingkat performa oli. Salah satunya adalah kemampuan oli dalam menghadapi suhu yang sangat tinggi, untuk meminimalkan endapan, atau kontribusinya
dalam meninimalkan konsumsi oli. Rating dibuat berdasarkan abjad. Untuk mesin bensin biasanya diawali dengan huruf “S” berarti Service. Huruf kedua biasanya dimulai dari “A”
sampai “M”.
Penting untuk diingat, rating tertinggi berarti oli tersebut memiliki kemampuan yang dimiliki rating di bawahnya. Karenanya, rating “M” dapat digunakan untuk semua jenis
mobil. Rating performa oli tidak ada kaitannya dengan tingkat kekentalan. Sebagai catatan,
tidak ada kategori “SI” atau “SK”.
RATING PERFORMA OLI
SM, cocok untuk semua mesin mobil keluaran terbaru.
SL, mesin mobil keluaran 2004 dan tahun di bawahnya.
SJ, mesin mobil keluaran 2001 dan tahun di bawahnya.
SH, mesin mobil keluaran 1996 dan tahun di bawahnya.
SG, mesin mobil keluaran 1993 dan tahun di bawahnya.
SF, mesin mobil keluaran 1988 dan tahun di bawahnya.
SE, mesin mobil keluaran 1979 dan tahun di bawahnya.
SD, mesin mobil keluaran 1971 dan tahun di bawahnya.
SC, mesin mobil keluaran 1967 dan tahun di bawahnya.
SB, mesin mobil yang lebih tua.
SA, mesin mobil yang lebih tua.
Dua kategori “SB” dan “SA” hanya digunakan bila memang direkomendasikan secara spesifik
oleh manufaktur. Secara realistis, jika Anda pergi ke toko oli, Anda hanya akan menemukan oli
dengan rating terbaru. Untuk mesin diesel, ada rating berbeda, dimulai dengan huruf “C”. Rating
bagi oli mesin diesel lebih rumit. Yang terbaik Anda lakukan adalah memastikannya dengan
buku manual kendaraan Anda untuk mendapatkan oli yang tepat bagi mesin Anda.